BicaraEnergi.com

Semua bicara, semua energi, untuk semua!

Kalkulator Energi: Hitung Lagi lebih Rinci

Setelah kemaren mencoba menghitung konsumsi energi (baca: listrik) di apartemen mungil saya menggunakan kalkulator energi dari EECCHI yang tipe sederhana, kali ini saya mencoba menggunakan hitungan yang lebih detil menggunakan kalkulator tipe rinci.

Baiklah, kita mulai.

Home Profile

Prosedur awal tentu saja sama, , memilih kapasitas sambungan listrik apartemen saya yaitu 1,300 Watt. Karena di sini perhitungan lampu dilakukan dengan memasukkan nilai setiap lampunya, tidak dengan asumsi rata-rata watt lampu per meter persegi seperti pada perhitungan menggunakan kalkulator sederhana, maka kita tidak diminta untuk memasukan nilai luasan apartemen/rumah kita.

Appliances

Untuk melakukan perhitungan, kita harus mengisi data pemakaian setiap alat listrik yang terdapat di dalam rumah/apartemen kita. Sesuai petunjuknya kita diminta meng-klik peralatan yang dimaksud. Namun sayangnya, tanda informasinya kurang jelas, jadi saya terpaksa harus mencoba-coba klik setiap gambar peralatan seperti pada gambar di bawah (mohon diinformasikan jika ada peralatan yang belum saya termasuk ya).

Computer & Laptop
Saya cuma punya satu laptop, dengan perkiraan waktu aktif dan stand-by masing-masing 4 jam per hari. Namun kolom watt ketika stand-by nya tidak dapat saya isi. Sepertinya sudah ada asumsi data dalam perhitungan ini (tetapi kenapa tidak dituliskan seperti data komputer ya?).

Air Conditioner
Saya ada dua AC berkapasitas rendah. Namun pemakaiannya selalu bergantian. Jika sedang menonton tv di living-room, maka AC di living-room lah yang dinyalakan, tetapi jika beraktivitas di kamar atau tidur, maka AC kamarlah yang dinyalakan. Jadi saya tulis saja cuma 1 AC.

Audio Visual
Satu TV LED 32′ (dianggap large TV?), yang menyala rata-rata 4 jam setiap harinya. Eh, kecuali hari Sabtu Minggu, ketika seharian di rumah, bisa seharian juga TV ini menyala. Jadi anggap saja 40 jam per minggu. Sangat boros sekali memang. Untuk kondisi stand-by, terus terang saya tidak pernah benar-benar mematikan TV, melainkan hanya meng-off kannya (adakah diantara kita yang benar-benar mematikan dari stop kontaknya?).  Jika ini dianggap kondisi stand-by, artinya tv ini stand-by dan tetap mengkonsumsi listrik 128 jam setiap minggunya (mengerikan sekali!).

Lighting
Hmm, alangkah baiknya jika kita diberi pilihan untuk mengisi pemakaian per masing-masing lampu, karena walaupun ada 5 lampu terpasang di apartemen, tetapi hanya 2 yang sangat sering menyala.

Water Distribution
Tinggal berdua di rumah bersama istri saja, tak banyak air yang kita pakai sehari-hari.

Washing Machine and Iron
Hanya untuk setrika. Dan beda dengan tipe sederhana kemaren, di tipe rinci ini, kita bisa menuliskan total jam per minggu kita memakai setrika. Seperti yang saya bilang sebelumnya, si kalkulator sederhana menganggap saya sangat boros dengan setrika untuk pemakain 3 kali per minggu. Si kalkulator mungkin mengasumsikan setiap kali pemakaian itu bisa 1-2 jam, padahal kan cuma 1-2 helai baju yang disetrika setiap pagi, dan itu palingan 5 menit.

Dispenser
Langsung dipompa manual, tidak memakai sistem elektronik.

Refrigerator
Asumsi saya, kulkas dua pintu di apartemen adalah termasuk medium refrigerator.

Rice Cooker
Si mungil yang cuma digunakan untuk masak sepiring-dua piring. Setiap kalinya langsung habis, jadi walaupun ada fasilitas heatingnya tetapi bisa dibilang jarang digunakan.

Semua data sudah dimasukkan, sekarang Calculate! Dan hasilnya ditampilkan dalam tabel di bawah.

Dan hasilnya, Rp. 127,635.56 tagihan per bulan dengan mayoritas konsumsi adalah refrigerator, TV dan air conditioner. Bandingkan dengan Rp. 150,447.6 hasil perhitungan kalkulator sederhana sebelumnya, hitungan kali ini lebih mendekati tagihan saya sebenarnya.

Jadi, kalkulator energi tipe rinci ini memberikan gambaran yang lebih tepat kepada kita tentang konsumsi energi (baca: listrik) bulanan kita. Dengan beberapa pengembangan fitur ke depan, bisa saja kalkutor ini semakin tepat memberikan perhitungan.

Dan yang lebih penting lagi bukan sekedar berapa hasil perhitungannya, tetapi informasi penting untuk membantu kita mengidentifikasi dua hal:

1) Peralatan apa yang kita boros pemakaiannya?Dalam kasus saya bisa jadi si TV nya tetap terhubung menyerap listrik sepanjang minggu walaupun tidak sedang dipakai.

2) Peralatan apa yang walaupun kita memakainya sudah dengan sangat bijak, tetapi memang konsumsi watt nya terlalu tinggi? Dalam kasus saya bisa jadi adalah kulkas yang kapasitasnya terlalu besar, padahal pemanfaatnya tidak optimal. Isinya cuma es krim dan mangga. :-D

Sekarang waktunya kamu yang mencoba dan tentukan langkah kamu untuk #SaveEnergy!

Tips untuk hemat energi di rumah dari EECCHI dapat dilihat di sini atau unduh info ini.

Category: Uncategorized
Connect with:

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy this password:

* Type or paste password here:

334 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress