Skip to content

Tren 2012, Gaya Hidup Hemat Energi

Lebih dari sekedar cantik, ini tren gaya hidup 2012.

Tahukah kamu kalau rambut pendek rapi itu hemat energi dibanding rambut gondrong?

Hitungannya begini, misal biaya yang dikeluarkan untuk pangkas Rp. 25,000 setiap bulan. Rambut tipis dan rapi, hanya perlu dikeramas menjaga kesehatan dua hari sekali, menghabiskan satu botol shampo 250 ml seharga Rp. 10,000. Jadi total pengeluaran Rp. 35,000/bulan.

Sedangkan ketika gondrong, butuh tiga botol shampo setiap bulan, Rp. 30,000. Dan AC yang harus dinyalakan selalu agar rasa di kepala tidak gerah, 350 watt x 24 jam per hari x 30 hari dalam satu bulan x Rp. 790/kWh sama dengan Rp. 199,080 per bulan. Jadi total pengeluaran adalah Rp. 229,080 per bulan atau sekitar tujuh kali lipat dari biaya yang dikeluarkan dengan rambut pendek. Dan ingat, itu belum termasuk konsumsi listrik dari mesin pengering rambut.

Kecuali kamu sedang dikontrak jadi bintang iklan oleh sebuah produk shampo terkenal, rasanya pilihan rambut pendek lebih bijak. Bahkan jadi tren 2012 malahan. Tak percaya, coba tanya tukang salon yang kebanjiran order potong rambut model bob ala Luna Maya. ;-)

Hitungan di atas memang hanyalah sebuah ilustrasi contoh semata. Namun yang menarik dari ini adalah bahwa sebenarnya, gaya hidup hemat energi adalah bagian dari setiap hal yang kita lakukan sehari-hari.

Yang menariknya, gaya hidup hemat energi ini bisa kita aplikasikan di mana saja, entah itu di rumah, di kantor, di sekolah, atau ketika sedang menginap di hotel.

Di Rumah.

Ayah selalu mematikan komputer saat tidak digunakan dan menyuci mobil dengan air di ember bukan dengan menyemprot langsung dengan selang.

Ibu bisa mencuci dengan mesin cuci yang efisien energi, selalu mengisi penuh mesin tersebut setiap kali mencuci, menggunakan air dingin dan selalu menggunakan deterjen ramah lingkungan. Anggota keluarga yang lain bisa mendukung dengan menjaga kebersihan baju dan lebih memilih baju yang sejuk dan nyaman dipakai lama sehingga Ibu tidak perlu sering mencuci.

Anak selalu membiasakan diri mematikan lampu toilet setelah digunakan, mencabut dari stop-kontaknya setiap selesai main video-game, dan tidak membiarkan pintu di ruangan yang ber-AC terbuka lama.

Jika semuanya bisa bekerja sama dengan baik, maka potensi penghematannya bisa sampai Rp. 5,400,000 dalam setahun. Jumlah yang cukup banyak untuk menambah anggaran liburan tahunan keluarga.

Di kantor.

Seringkali benturan permasalahannya adalah bangunan kantor tidak dirancang hemat energi, atau isu hemat energi ini tidak populer di kantor. Apalagi yang memiliki sistim terpusat, seperti AC central. Tetapi tentu saja masih banyak yang bisa kita lakukan seperti; mematikan komputer  saat tidak digunakan–ingat bukan membiarkan dalam keadaan stand-by atau screen-saver menyala, mematikan lampu ruangan yang tidak digunakan, atau memakai baju yang nyaman sehingga tidak perlu menyalakan AC dengan suhu rendah. Tren rok mini di kantoran sepertinya cukup andil untuk ini. :-D

Di supermarket.

Walau banyak sekali ditemukan lampu yang menyala tanpa ada gunanya di berbagai lokasi di banyak pusat berbelanjaan di Jakarta, tentu saja kita tidak bisa sekonyong-konyong mematikan lampu tersebut. Namun sebagai konsumen, kita bisa menyatakan sikap lebih menyukai pusat perbelanjaan yang hemat energi. Sayangnya, baru beberapa saja pusat perbelanjaan yang menerapkan prinsip green building dan energi efisiensi. Malah ada salah satu jaringan retail yang begitu terang, memasang sangat banyak lampu. Sayangnya, justru ini adalah tempat nongkrong favorit remaja saat ini.

Di hotel.

Ini bagian yang cukup susah. Karena yang terpatri di otak setiap kali kita menginap di hotel adalah kenikmatan liburan dalam kemewahan. Mandi santai di bathtub, atau memasangkan kartu saklar listrik agar AC tetap menyala saat kamar ditinggalkan. Dengan jumlah uang yang dikeluarkan, kita ingin menikmati fasilitasnya semaksimal mungkin. Mungkin sepertinya hotel mulai memikirkan insentif, seperti pengurangan tarif kamar, jika konsumsi listrik sang tamu sangat rendah.

Cukup jelas, bukan?

Jadi mulai saat ini, dimanapun kamu berada, ajak Luna Maya, dalam tren gaya hidup hemat energi 2012. Mari #SaveEnergy ;-)

2 Comments Post a comment
  1. Blogpost: Bikin tren 2012 seperti Luna Maya @luunnyy? Bisa! Potong rambut model bob dan #SaveEnergy. http://t.co/4bcOiYh9 @EECCHI

    January 23, 2012
  2. Setuju! Harus dibiasakan gaya hidup hemat energi,, biar bumi kita hidup nya bisa lebih lama lagi!

    March 11, 2012

Leave a Reply

You may use basic HTML in your comments. Your email address will not be published.

Subscribe to this comment feed via RSS