Skip to content

Posts tagged ‘Konservasi Energi’

Basmi Vampir Energi, Sekarang!

Hasil hitungan sendiri, kelalaian sendiri, tetapi saya masih cukup kaget dengan angka 200 milyar rupiah yang terbuang sia-sia setiap bulannya hanya gara-gara ada sepersepuluh orang di Indonesia yang melakukan kelalaian yang sama dengan saya, membiarkan TV dalam keadaan stand-by saat tidak dinyalakan.

Kondisi stand-by ini tidak hanya terjadi pada TV, tetapi juga pada peralatan elektronik lainnya di rumah seperti AC, kulkas, microwave, charger HP atau komputer. Dalam kondisi stand-by, walaupun sedang tidak digunakan, peralatan-peralatan elektronik, walau dalam jumlah yang rendah, namun masih saja mengkonsumsi listrik. Bahkan, beberapa diantaranya memiliki tingkat konsumsi energi listrik yang tetap tinggi ketika dalam modus stand-by atau pun ketika dimatikan.

Kondisi konsumsi energi saat tidak digunakan ini lazim disebut dengan vampir energi. Ya, sama dengan vampir yang sering kita lihat di berbagai film, vampir energi juga menghisap, menghisap energi listrik dari segala perangkat yang tetap terpasang ke jala-jala listrik di rumah ketika perangkat itu dalam posisi stand-by atau bahkan ketika sudah dimatikan.

Lalu berapa banyak energi yang dihisap sang vampir? Read more

Teladan Hemat Energi, Sekarang

Sekitar 200 milyar rupiah malayang sia-sia cuma gara-gara TV di rumah di biarkan stand-by. Hasil penulusuran saya di internet, perkiraan jumlah TV di Indonesia pada tahun 2009 saja sudah lebih dari 40 juta. Jadi, walaupun sudah mempertimbangkan beberapa orang di antara kita yang cukup sadar dan selalu mematikan TV dari stop kontaknya, nilai yang terbuang ternyata bisa saja lebih dari ini.

Lalu dari lampu kamar mandi yang selalu dibiarkan menyala, dari AC yang terpasang pada suhu terlalu rendah dibanding kebutuhan, dari kulkas yang acapkali diisi dengan makanan dan minuman panas, dari charger HP yang tak dicopot setiap kali selesai digunakan…. Bisa-bisa angkanya triliunan.

Terbayangkan bahwa kelakuan lalai berjamaah kita selama ini ternyata sudah membuat, mungkin saja, sampai triliunan rupiah terbuang sia-sia.

Teman-teman yang beraktivitas di dunia pendidikan, pasti dengan mudahnya akan bisa mengkonversi nilai ini dengan berapa ratus atau ribuan sekolah di Indonesia yang bisa diperbaiki, berapa juta anak putus sekolah yang bisa ditanggung atau berapa ribu jembatan gantung yang bisa diperbaiki agar anak-anak sekolah tak lagi seperti yang baru-baru ini kita lihat, harus menyabung nyawa kala menyeberang sebuah jembatan gantung yang hampir ambruk di daerah Lebak saat berangkat sekolah.

Dan semua itu berujung pada sesuatu yang sederhana saja sebenarnya, kebiasaan kita dalam konservasi energi atau efisiensi energi. Read more

Pilih Efisiensi Energi atau Konservasi Energi?

Efisiensi Energi dan Konservasi Energi.

Familiar dengan dua istilah di atas, bukan? Namun tahukah kamu kalau ada perbedaan mendasar dari dua istilah di atas?

Sebelum saya menjelaskan pengertiannya masing-masing, saya terlebih dahulu ingin memperlihatkan sebuah diagram sederhana yang sangat menarik. Diagram ini pertama kali saya lihat dari presentasinya Dr. Brahmanand Mohanty, seorang konsultan energi kelas dunia saat berpartisipasi pada sebuah pelatihan efisiensi energi yang diselenggarakan di kantor PBB untuk Asia Pasifik di Bangkok awal tahun 2011.

Huge losses between primary energy supplied and the energy service rendered.

Jika kita asumsikan kita mengeluarkan biaya seratus perak untuk membeli batu-bara yang akan digunakan sebagai bahan bakar dari unit pembangkit listrik, maka hanya senilai TIGA (ya, saya tulis dalam huruf kapital semua)… TIGA PERAK saja yang kita nikmati dalam rupa cahaya lampu di rumah.

Bayangkan, kita rugi 97%. Ada yang mau terima kondisi tersebut dalam berinvestasi? Read more